hari itu dia ingin aku bersenandung pada bingkai mawar merah nan kusam,
dia begitu ceria akan adaku ditepi bingkai itu,
dia menggoda dengan lugas tutur yang terbina.
sahabatpun tergadai untuk sekian waktu,
waktu yang tercurah hanya untuknya, hingga tanpa sadar sahabatku pun seakan menjauh
karna aku selalu mengabaikannya...
No comments:
Post a Comment